Minggu, 17 April 2011
Selasa, 23 November 2010
Abangku Sayang
oleh Meisa Safitri pada 19 November 2010 jam 17:20
“Abang lulus Neng”
Hanya itu yang diucapkan, Abang berlari menuju dapur tempat ambu berada, pagi ini ambu tidak kepasar. sepertinya Abang sangat tak sabar ingin menyampaikan kabar bahagia ini. Akupun segara bergabung dalam percakapan mereka yang sudah ketinggalan beberapa menit.
“ Nati Ali mau ke
Aku dan ambu tersenyum bahagia, Abang begitu yakin dengan impiannya, semenjak 2 tahun lalu walaupaun masih bersekolah Abang berusaha menggantikan posisi abah yang telah pergi lebih dahulu. Sehari-hari sepulang sekolah Abang pergi ke pasar, di
Bingkai lukisan itu masih menemani ku, lukisan air hujan tergores begitu indah menghiasai gubuk kami. Pagi itu keberangkatan Abang ke
***
Hujan masih menemaniku, tapi kini tak seramah hari yang lalu, gemuruh petir sesekali terdengar. Sudah satu minggu Abang merantau di
“ Ali sudah berusaha melamar dari perusahaan satu ke perusahaan yang lainnya. Dan sama saja hasilnya, karena perusahaan-perusahaan tersebut semuanya ada tes buta warna. Maafin Abang Bu, Neng.”
Ambu beruaha menenangkan hati Abang. Meyakinkan Abang bahwa mencari rezki bukan hanya di ibu
“Beristirahatlah Bang, pasti kau sangat leleh.”
Kemudian hening menguasai.
***
Dua hari telah berlalu. Di kamar itu ku habiskan banyak waktu untuk sendiri, aku tak ingin terusik. Sejakku tahu abang tak mungkin bisa menyekolahkanku, hatiku begitu hancur, hanya abang satu-satunya harapanku. Aku hanya bisa menangis dan menangis di kamar itu. Impian menjadi sarjana kini hanya angan belaka. Aku marah, marah pada kenyataan ini. Abang mendatangiku, dia membelai jilbab putih yang suadah keabu-abuan yang menutupi rambutku.
“Maafin Abang Neng, telah mengecewakan hatimu, tapi Abang akan berusaha agar kamu bisa menjadi sarjana.”
Mendengar kata-kata itu, air mataku mengalir semakin deras membasahi jilbab putih keabu-abuanku, aku menangis sejadi-jadinya menyalahkan diriku yang begitu picik. Aku hanya memikirkan diriku sendiri tanpan mempeduliakan perasaan abangku. Harusnyan aku yang menenagkannya, karena fonis buta warna yang di deritanya, harusnya aku yang menegarkan hatinya karena impiannya bekerja di ibu
Maafkan aku Bang.
***
Tepat 1 minggu setelah kelulusanku Abang mengantarku ke sebuah universitas untuk mendaftar di
“ Bang sudah siang, yuk pulang! kasihan Ambu di rumah sendirian.”
Tak banyak bicara Abang mengikuti ajakkanku sambil membawa secarik kertas tersebut. Disepanjang perjalanan Abang begitu serius melihat daftar rincian biaya tersebut, tak tega rasanya. Sepanjang perjalanan pulang dalam angkot hanya hening yang tercipta, aku dengan pikiranku sendiri dan abang dengan pikiranya sendiri.
***
Malam kian larut setelah shalat isya, aku beranikan diri untuk bicara pada Abang, kalau Abang tidak usah pusing memikirkan pendididkanku, aku sudah ikhlas jika tidak bisa meneruskan sekolah. Ku buatkan secangkir teh hangat untuknya, ku harap secangkir teh hangat ini mampu mengusir sedikit penatnya. Kukumpulkan segenap keberanian untuk bicara padanya, namun sebelum satu kata pun terucap dari mulutku abang mendahuluiku bicara.
“ Insyaaallah Neng, kamu bisa meneruskan sekolahmu. Untuk uang gedung kita bisa pake uang peninggalan abah, Abang kira itu lebih cukup dan sisanya bisa buat biaya kosmu beberapa semester.”
“ Bang.......”
Hanya kata itu yang mampu teruacap, karena aku tak mampu menahan bendungan air mata ini, bagaimana bisa Abang berfikir menggunakan uang peninggalan abah yang abah sediakan untuk pernikahan Abang. Abang, kau selalu memikirka adikmu ini sampai mengenyampingkan dirimu sendiri, masa depanmu sendiri, air mataku semakin deras.
***
.........................................................................................................................................
Angin bertiup dari utara membawa wangi hujan ke kamar yang berukuaran 2 x 2,5 m, dikamar itu aku mualai berkutat dengan buku-buku. Dikamar ini pula aku merajut mimpi-mimpi masa depan. Aku tak ingin mengecewakn keluargaku terutama Abangku yang bersusah payah menguliahkanku dengan penghasilanya yang pas-pasan sebagai pengusaha bengkel kecil-kecilan. Pernah aku berniat untuk bekerja sambil kuliah, tapi Abang marah. Alasanya karena khawatir jika nanti aku tidak fokus dengan kuliahku. Aku sudah berusaha dan menyakinkan Abang, walau jika nanti aku bekerja, aku tidak akan meninggalkan kuliahku, aku akan tetep fokus dengan kuliahku, tapi abang semakin marah. Aku tau Abang orang yang sangat perinsip setelah kepergian abah dia merasa bahwa dialah yang bartanggunagjawab atas kami, yaitu aku dan ambu. Bersikerasku jika terusku paksakan akan melukai hati Abang, abang akan merasa kalau aku meremehkannya. Dan itu bisa membunuh harga dirinya. Abang adalah orang yang palingku sayangi, jika sutu hari nanti Allah memanggilku kemudian aku diberi ijin menuju janahnya dan boleh membawa orang-orang yang ku kasihi Abanglah orang ketiga yang ku sebut setelah ambu dan abah, bukan orang yang kelak menjadi suamiku atau anak-anaku. Tiba-tiba aku teringat masa kecilku, saat masih duduk dikelas 2 SD tanpa sengja aku memecahkan piring oleh-oleh Haji Jajang buat Abah, kata Haji Jajang gambar masjid pada piring itu ada yang menggunakan tintah emas, Abah sangat sayang denagn piring itu. Saat itu gambar dan warna keemasa piring itu menarik perhatianku. Aku mengmbilnya, mengisinya dengan nasi dan ikan asin, saat hendak menambahkan sayur tangan mungilku tak mampu menahan berat piring tersebut dan jatuhlah piring tersebut. Aku panik, mendadak mukaku pucat pasif abang yang datang saat itu sangat terkejut. Saat itu Abang masih duduk di kelas 5 SD. Abang membereskan pecahan piring itu dan mencariku. Aku takut setengah mati hingga bersembunyai di samping lemari pakain kamarku, ada celah kecil disana dan pas untuk tubuh mungilku.
“Nisa takut bang” uacapku sambil terisak-iasak.
Abang menenangkanku dan menyat air mataku dengan ujung baju seragam sekolahnya.
“Sudah nati Abang yang ngomong sama Abah.
Kira-kira tengah hari Abah pulang dari sawah. Benar saja Abah marah bukan kepalang saat tau piring kesayangannya pecah. Abah mengambil sebatang ranting dari belakang rumah dan memukulkanya pada telapak tangan Abang. Aku hanya biasa menangis dan diam dalam ketakutan. Membiarkan Abang menerima hukuman atas kesalahanku. Malam itu Abang meringkik kesakitan, sambil meniup-niup telapak tangannya sesekali dia nyengir padaku beruasa nenghilangkan kekewatira dan rasa bersalahku. Ku buatkan secangkir teh hangat untuknya, namun saat hendak mengabil cangkir itu tangan abang serentak melepasnya, abang kembali meniup-niup telapak tangannya. Dan akhirnya akulah yang meminumkan teh hangt itu untuknya. Malam itu Ambu membalur telapak tanganga Abang dengan minyak tawon hingga Abang tertidur dipangkuan Ambu.
“
Sapaan zilfa mebuyarakan kenanganku.
“Ya, ada apa Zil?”
“Kemarin saat kamu masih dikampus ada yang mencarimu, laki-laki.”
“Oya? Siapa?”
“Kurang tau, waktu ditanya siapa dia cuman senyum, katanya hari ini mau ke sini lagi. Sory ya
“Ya, nga papa Zil, makasih”
Seorang laki-laki mencariku? Siapa? , batinku
Hari itu aku tidak pergi kemana-mana kebetulan ini free day-ku. Aku menunggu kadatangan laki-laki itu, mungkinkah itu Abang? Tapi kalau itu Abang kenapa dia tidak bilang dia Abangku. Anganku terus menerawang dan menerka-nerka siapa laki-laki kemarin yang mencariku. Tiba-tiba Zilfa kembali mendatangiku.
“
“Ooo gitu, ya udah aku temuain dulu dia, makasih ya.... “
Aku bergegas menemui laki-laki itu dengan penuh penasaran. Seketika aku terkejut laki-laki itu adalah Abang. Tubuhnya kini kian mengurus, kulitnya kusam.
“Abang....? sini masuk!
“Ga usah di sini saja”
“Loh kok? Sini masuk!” paksaku
“Ga usah
Akhirnya aku mengalah, aku bertanya prihal kedatangan Abang. Ternyata Abang ingin main, dia bilang kangen sama aku. Kebetulan kang Usep ngajak Abang bantu-bantu di proyek bangunan dekat universitasku, bengkel sedang sepi katanya. Aku sangat senang dengan kedatangan Abang. Saat aku menanyakan kenapa Abang tidak memberi tahu Zilpa bahwa Abang adalah Abangku. Abang hanya tersenyum kecil dan menjawab. ” Abang takut menggangu ketenanganmu nanti. Kau liahatkan abangmu ini jelek, dekil lagi. Lihat baju Abang banyak sisa adukan semen, lebih baik teman-temanmu tidak pernah tau kalau aku ini Abangmu.”
Air mata ku mulai membendung lagi tapi ku tahan agar Abang tak tau, sangat sakit menahanya.
“Astagfirullah.... Abang.... kenapa berfikiran seperti itu, Nisa tidak sedikitpun punya pikiran seperti itu. Justru Nisa bangga memiliki Abang seperti bang Ali.”
Air mataku tak terbendung lagi, kini Abang bisa melihat butira-butiran itu dari mataku.
Abang terdiam sejenak.
“Maafin Abang Neng Abang nga bermaksud bikin neng menangis, maaf...”
Hanya hening yang menguasai beberapa menit saat itu, tentu aku tau Abang tak pernah berfikir membuatku kecewa hingga cara perfikirnya berlebihan. Abang tak lama-lama di
Itulah Abangku selalu memikirkaku hingga lupa memikirkan dirinya sendiri, suatu hari aku dikejutkan dengan berita bahwa teh Euis kekasing Abangku sudah dipingang oleh orang lain. Aku tau kabar itu dari Didin teman satu kampun yang kuliah di universitas yang sama denganku, kebetulan Didin baru pulang kampung. Aku kaget bukan kepalang mendengar berita itu dan memikirkan bagaimana perasaan Abang. Bergegas aku menanyakan kebenaran berita itu pada Abang. Dan ternyata benar bahwa teh Euis sudah di pinang orang lain. Terasa ada sesuatu yang hangat yang merayap di pipiku. Butiran-butira ini kini meleleh. Teh Euis menerima pinangan itu pasti karena Abangku belum juga meminangnya. Aku tak menyalahkan teh Euis karena meninggalkan Abangku, apalagi menyalahkan Bang Ali, Abangku. Mana mungkin Abang bisa meminang teh Euis jika uangnya terus-terusan aku pakai. Aku terus menangis dan menagis, lagi-lagi Abang mengorbankan dirinya untukku. Seandainya saja aku tidak terus menguras uang Abang pasti Abang dan teh Euis suadah menikah. Aku terus dan terus menyalahkan diriku.
***
Akhirnya aku mendapatkan gelar S1. Psi, dan sudah bekerja di sebuah perusahaan swasta dibagian HRD, tak lama aku pun menikah denga seorang pria yang begitu baik dan menyayangiku. Dia bekerja di sebuah sekolah menengah pertama negri. Di usia enam bulan pernikahan kami, suamiku diangkat menjadi pegawai negri. Alhamdulillah kini aku tidak lagi membebani Abangku. Sampai kapanpun aku takkan pernah bisa membalas budi Abangku. Suamiku begitu menghormati Abangku. Di usia 35 tahun Abang belum juga menikah. Jika memikirkan itu aku kembali merasa bersalah. Karena salah satu faktor yang menghambat Abang menikah pasti yaitu aku. Suatu ketika aku meminta bantuan kepada suamiku untuk mencarikan pekerjan buat Abangku, allhamdulillah di tempat suamiku mengajar ada lowongn sebagai TU. Tapi dengan tegas Abang menolaknya. Aku dan suamiku kecewa dengan penolakan itu. Ke egoisa Abang kali itu membuatku marah. Tidak seharusnya Abang memikirka gengsinya. Sampai kapan Abang mau terusa jadi kuli kasar, aku benar-benar kecewa dan tidak bisa mentolerinya.
Suatu hari Abang jatuh sakit, dokter bilang Abang kecapeaan luar biasa, hingga harus diopnam. Aku dan suamiku bergegas menjenguk Abang. Aku sangat kawatir melihat keadaan Abang. Tubuhnya yang kurus harus di tusuk dengan jarum infus. Abang tersenyum kecil dalam kelemahan pada kami. Aku menangis di hadapannyan. Dan memarahinya, seandainya saja Abang mau menerima pekerjaan yang ditawarkan suamiku tentu nasibnya sekarang tidak seperti itu, terbaring di rumah sakit. Namun Abang berbalik memarahiku.
“ Apa kamu tidak kasihan dengan suamimu, suamimu baru saja diangkat. Coba pikirkan bagaiman wibawanya nanti. Jika aku masuk saat itu akan banyak tudingan miring dari orang lain kalau suamimu KKN. “
Hening menguasai. Ku lihat lapisan bening pada mata kekar suamiku, sumiku begitu terharu, Abagku begitu peduli terhadapnya hingga memikirka hal sejauh itu. Sedangkan aku hanya menangis dan menangis menyesal telah merasa benar, memarahi Aabangku, bahkan sempat bersuudzan padanya. Abang tak pernah berhenti memikirkanku sehinga dia melupakan dirinya, kesehatannya, masa depannya. Kau Abang sekaligus Abah bagiku. Abang...., Aku menyanyangimu Bang.
***
Senin, 11 Oktober 2010
perjuangan cinta...
Ada seorang pemuda berkata kepada seorang bapak,,
setelah bersilaturahmi dan ngobrol2 d situ
brselang bbrapa saat kmudian ia brkata
Pemuda ; pangapunten pak, sak jantos'ipun tujuan kulo silaturahmi dateng ngriyane panjenengan puniki, mboten sanes ngeh meniko, kulo aniat , lan menawi dipun kepareng aken ngeh, badhe nglamar pu...trinipun panjenengan,.....
Bapak ; iya dek bpak juga paham apa mksud kdatangan mu ksini, kalo bpak lihat kmu orangnya juga paham agama, ngajinya rajin, dan pengamalanmu juga lumayan, tapi kalo soal jawaban nanti dulu ,bpak tnya dulu dngan anak saya, apakah dia mau di lamar... dngan adek, atau tidak,
kemudian pemuda itu pulang...... dalam hatinya memikirkan apakah lamaranya diterima atau tidak,,,,,,,,,,
dan bapak menyampaikan kpada putrinya bhwa ia akan dilamar.....
Bapak ; nak abi mau bcara,... kmu tau kan si fulan tadi, .....dia ksini mau mlamar kmu, bgaimana,....
putrinya; lha mnurut abi si fulan itu gimana,
bpknya ; kalo mnurut abi dia ckup baik, ibadhnya pngamalanya, ptrinya blang; tapi si fulan itu sudah bkerja blum ...to bi, bpaknya ; dia masih kuliah, gimana kmu trima / tdk lmaranya
ptrinya ; mmm, gmana ya bi,
bpaknya ; ya abi trserah kmu aja
ptrinya ; tapi keluarga si fulan gmana bi, apa mrka stuju, kan kmaren si fulan itu sendiri,
bpknya ; ya kalo kluarganya setuju-setuju aja kayakya,
ptrinya ; bgini aja bi besok kalo si fulan itu kesini, aku mau ngmong sndiri, tntang jawaban atas lamaranya ,,ya bi,,,,
bapaknya ; iya,,, ngapapa itu hak kamu....
pda hari berikutnya si pmuda datang,... iamenanyakan apakah lamarnya di terima atau tidak, & sperti kmaren,,, si putri bapak tersebut ia akan mejawabnya d depan pemuda itu sendrii secara langsung,,,,
setelah mengucapkan salam dan dipersilahkan masuk,, pemuda tersebut duduk ... bapak tersebut memangil putrinya....
lalu bapak itu berkata...
si bapak ; dek ini putri saya mau menjwabnya di depan adek sndri,,,,,,
pmuda; iya silahkan,
putrinya : maaf ya akhy,,, bukanya saya menolak tetapi apakah tidak ada wanita lain yg lbih pantas..... untuk akhy,.. yg lebih kaya, yang lebih pintar ,...yang lebih cantik,... sedangkan saya penuh dengan kekurangan....
stelah mdengar jwbn ptri bpak tresbt si pmuda tdk terima
pemuda ; ya ukhty ,,tidak ada mnusia yg sempurna ia pasti mepunyai kekurangan & kelebihan,,,,, begitu pula dirimu dimataku kau ini sdah ckup salehah,,,, sedangkan kecantikan dan harta bkanlah suatu yang pennting bagiku,
,,,,,skarang mau atau tidak aku tetap ingin meminangmu dan menikahimu.....
dan dngan sngaja si pmuda ...trsebut berazam bahwa putri bapak tersebut harus menjadi istrinya......
belum selesai
Minggu, 05 September 2010
Kisah Wek-wek dan Guk-Guk .....
oleh Kembang Anggrek pada 30 Agustus 2010 jam 5:58
Bebek adalah binatang yang mempunyai intelegensi rendah jika dibanding guk-guk . guk-guk mudah di latih dan memiliki intelegnsi tinggi,di samping itu,guk-guk mampu mendengar jenis suara rendah (infrasonic). namun demikian kita jarang mlihat ada bebek yang tertabrak,sedang kita sering melihat banyak bangkai guk-guk yang tertabrak,mengapa???
ternyta bebek memiliki keistemewaan yang tidak di miliki guk-guk.bebek senantiasa hidup berjamaah.kompak dalam satu gerak,ke manapun pergi ia senantiasa berjamaah,bebekpun binatang yang istiqmah dalam bersikap dan bertindak,ketika sedang dalam kandang ia bersuara WEK-WEK...
begitu juga ketika di jalan, disawah ,perkampungan bahkan mal2 atau swalayan, ia senantiasa bersuara WEK-WEK... SUNGGUH ISTQMAH! ketika rombongan bebek mau menyebrang dijalan raya,maka seketika para pengguna jalan pun berhenti sejenak untuk menghormati iring-iringan bebek.berbeda dengan guk-guk,kebnyakan hidupnya sendiri,tidak mau bahkan jarang berjamaah.guk-guk pun tidak istiqmah dalam berucap & bersuara.kepada orang lain yang tidak kenal ia menggonggong tetapi kepada tuan nya ia bermanja-manja ,meski punya kepekaan & kecerdasaan tinggi tetapi ia tidak di hormati ,karena bahasa nya pun kasar dan tidak suka berjamaah maka ia sering tertabrak dijalan raya,...dan sedangkan bebek di hormati karena ia suka berjamaa'ah dan suara nya pun halus .. MARI BELAJAR DARI BEBEK !!!
Ceria Pagi .. tetap semangat dan bekerja untuk ibadah
Wassalamualaikum ...
1 tamparan untuk 3 pertanyaan
oleh Dyan Insani pada 31 Agustus 2010 jam 7:09
Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri,......
Dan ia kembali ke tanah air.......
Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.............
Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, yaitu seorang kiyai...........Pemuda berkata dengan sombongya: Anda siapa !!!!!.......Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?
Kiyai : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya insyaallah saya akan menjawab pertanyaan anda........
Pemuda itu berkata lagi : Anda yakin??????........... Sedangkan Profesor dan ramai orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.(lagi-lagi dengan sombongnya)
Dan Kiyai itu menjawab :Insyaallah Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.........
Pemuda itu mulai bertanya tentang apa yang akan ia tanyakan
Pemuda : Saya ada 3 pertanyaan.......
(yang pertama).Kalau memang Tuhan itu ada,tunjukan wujud Tuhan kepada saya!!!
(kedua) .Apakah yang dinamakan takdir.....???
(yang ketiga) .Kalau syaitan diciptakan dari api.... kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,..... tentu tidak menyakitkan buat syaitan ....??. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu? (astafirullah)
Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras...PLAAKK!!
Pemuda itu dengan keheranan bertanya sambil menahan rasa sakit ; Kenapa anda marah kepada saya....???
Kiyaipun menjawab : Saya tidak marah......Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya......
Pemuda (dengan keheranan ia berkata) : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti......
Kiyai itu menerangkan sambil bertanya : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Tentu saja saya merasakan sakit.(jawab pemuda itu)......
Kiyai : Jadi anda percaya bahawa sakit itu ada.....???
Pemuda : Ya!
Kiyai : Tunjukan pada saya wujud sakit itu!!
Pemuda : Saya tidak bisa.
Kiyai : Itulah jawaban pertanyaan pertama...kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya........
Kiyai : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?
Jawab Pemuda : Tidak.
Kiyai : Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?
Pemuda : Tidak.
Kiyai : Itulah yang dinamakan takdir.......
Kiyai : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?
Pemuda : Kulit.....(jawabnya)
Kiyai : Terbuat dari apa pipi anda?
Pemuda menjawab : Kulit....
Kiyai : Bagaimana rasanya tamparan saya?
Pemuda : Sakit.
Kiyai : Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api, jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan.........
(Semoga bisa mengambil hikmahnya)
Kamis, 02 September 2010
konspirasi bawah tanah menentang perceraian..
oleh Aulia Rifada pada 27 Agustus 2010 jam 10:27
Aulia Rifada Fikar: thx...
Febria: Hidup febria!!! g nyalonkan diri dadi presiden ae...
-Febria Sii Brownis Coklat- yyyaaaaaaaahh...iki serius...Org2 kafir dan taghut itu,,, gag mau Islam menjadi kuat dan garang, seperti saat Islam menguasai Eropa dulu.....
Aulia Rifada yo... sip wes pokoke febria...
mangkane, ketoke model ngajak damai wis g usum lek nggawe orasi... saiki usume nggawe cerito...
-Febria Sii Brownis Coklat- yup...lebih enak pake tulisan, lebih bisa diterima dan dicerna dg akal sehat plus hati,,,bukan emosi
Umi Habibah 米丝雨 @rifada: lho kok ada 2 note yg sama?
@febria: jayyid jidan! Masalahnya org indo+malay dua2nya sama2 mudah dprovokasi. .kasiann. .
Media2 massa jg pd cari profit doang jd ikud2 manas2in biar koranx laris
-Febria Sii Brownis Coklat- ya...mungkin ada baiknya qt buat tulisan utk 2 negara tsb,,,supaya sadar bhwa ada pihak2 yg tepuk tangan dg ketegangan yg terjadi skrg ni....dan qt segera bersatu...sebagai negara Islam yg kuat!! Allahu Akbar
Meutia Sutisna More complicated.. Greater than before.. :) like this daa
semoga pesannya tersampaikan kpd semua pembaya.. Goodluck
Meutia Sutisna More complicated.. Greater than before.. :) like this daa
semoga pesannya tersampaikan kpd semua pembaca.. Goodluck
Brian Anggita wah...aq baru sadar klo maslahnya kena "provokasi"...ternyata aq juga sadar klo selama ini aq jadi "korban provokasi"...
thx da..uda ngingetin...
btw kog namanya upin sama unyil ya....huahahaha
Aulia Rifada all: yg pgn baca notes ini dlm bahasa yg lebih internasional, silahkan lihat d notesny along mu'jamz dgn judul yg sama...
Embun Senja Ape komen opo iki ? Wz d komen kbeh gt..
Hyouda Widaseta menyalahkan orang dulu yang terpikir. harusnya solusi dulu yang dipikir
-Febria Sii Brownis Coklat- Bukan menyalahkan,tp mengingatkan,bhw jgn mudah trprovokasi,bgmnpun qt
Hyouda Widaseta aq nggak ngomong orang2 yang komen disini. menuju ke orang2 indo/malay yang suka nyalahin orang saja
-Febria Sii Brownis Coklat- bgmnpun qt brsodara,stu rumpun. .
Princess Miaw Y allah..
Y allah..
Fa......bntu elen fa..
Della Lolley Leetuk Menurut q cerita nih bgus bngt wlu td sempet g mudeng. Hehehe pemilihan tokohnya juga bgus kok mas antara unyil vs upin ipin. Q suka bngt. Laen kali tokohnya orlando bloom ya? Hahaha
Semut Ingin Bersayap Kwkwkwkwkwkw,
-Nazwa Azizah Kamalia GILA.............
SAHABAT?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Pada suatu hari terjadilah sebuah percakapan online antara 2 bersahabat selebritis internasional yang menghebohkan 2 negara yang hanya berbatas laut
unyil_keren@yahoo.co.my
eh negaramu kok jahat banget sih!!...... Masa tentaraku mau nangkep nelayanmu kok malah d tangkep tentaramu?? ....
funky_upin@yahoo.co.id
masa sih?........ awak tak salah kata? Tentara saye hanya mengawas kedaulatan, tentara awaklah yang handak menganiaya nelayan kami... tentara awaklah yang jahat ):(
unyil_keren@yahoo.co.my
lo? Katanya media massa disini kaya gitu kok…
funky_upin@yahoo.co.id
mass media awak mungkin yang salah… disini diberitakan seperti begitu…
unyil_keren@yahoo.co.my
terus mana yang bener?
funky_upin@yahoo.co.id
meneeketehe…
unyil_keren@yahoo.co.my
waduh… hubungan bilateral negara kita bisa hancur neh…
funky_upin@yahoo.co.id
betul betul betul… saye takut colaboration concert kita bisa batal…
unyil_keren@yahoo.co.my
terus bagaimana kalau negara kita berperang?
funky_upin@yahoo.co.id
bodo…
unyil_keren@yahoo.co.my
kita tetep sahabat kan?
funky_upin@yahoo.co.id
yoi lah… itu kan hanya usaha kaum2 yang hendak memecah kita… agar lebih mudah dihancurkan…
unyil_keren@yahoo.co.my
gue suka gaya lo…
funky_upin@yahoo.co.id
KD-Siti sudah membuat album, bagaimana kalau kita membuat movie ?
unyil_keren@yahoo.co.my
sip deh… calling gue aja kalo dah mulai syuting?
unyil_keren@yahoo.co.my
eh, gw off dulu y… mau ke tempat pak Marty Natalegawa biar beliau mau mendamaikan hubungan negara kita…
funky_upin@yahoo.co.id
okeh bye… kalau begitu saye juga hendak bertemu ke Datuk Seri Anifah…
unyil_keren@yahoo.co.my
assalamualaikum
funky_upin@yahoo.co.id
Waalaikumsalam warrahmatullahi wabarakatuhu
mohon maaf kalo kalimat melayuny banyak salahny... saya sertakan juga orang malaysiany jadi tolong dibenarkan kalau ada yang salah… orang indo yang tau juga boleh benerin…
semoga kita nggak jadi bercerai... perceraian ‘kedua orang tua’ karena keegoisan mereka hanya menyengsarakan anak-anaknya.....
Top of Form
·
Fickarzz Pha Bukan baguzz
27 Agustus jam 10:45 melalui ·
ada sebuah wacana,,,bahwa ketegangan yg dialami Indonesia dan Malaysia tidak lepas dari adu domba pihak2 yg tidak menginginkan Indonesia dan Malaysia bersatu. Qt dan malaysia sm2 rumpun melayu, sm2 org2 muslim...apabila qt bersatu, maka Isl...am akan kuat, apabila qt kuat, maka sulit merusak dan menumbangkan Islam...dan Islam akan semakin tak terkalahkan..dan lebih mudah bagi Indonesia dan Malaysia (apabila bersatu) untuk mencapai kejayaan... Namun syg, adu domba dan ketegangan tersebut lebih kuat dan mendominasi dibandingkan dengan keinginan menyatukan 2 negara IslamLihat Selengkapnya
27 Agustus jam 15:10 · ·
Aulia Rifada Fikar: thx...
Febria: Hidup febria!!! g nyalonkan diri dadi presiden ae...
27 Agustus jam 15:22 melalui
-Febria Sii Brownis Coklat- yyyaaaaaaaahh...iki serius...Org2 kafir dan taghut itu,,, gag mau Islam menjadi kuat dan garang, seperti saat Islam menguasai Eropa dulu.....
27 Agustus jam 15:24 · ·
Aulia Rifada yo... sip wes pokoke febria...
mangkane, ketoke model ngajak damai wis g usum lek nggawe orasi... saiki usume nggawe cerito...
27 Agustus jam 15:28 melalui
-Febria Sii Brownis Coklat- yup...lebih enak pake tulisan, lebih bisa diterima dan dicerna dg akal sehat plus hati,,,bukan emosi
27 Agustus jam 15:33 · ·
Umi Habibah 米丝雨 @rifada: lho kok ada 2 note yg sama?
@febria: jayyid jidan! Masalahnya org indo+malay dua2nya sama2 mudah dprovokasi. .kasiann. .
Media2 massa jg pd cari profit doang jd ikud2 manas2in biar koranx laris
27 Agustus jam 15:37 melalui ·
-Febria Sii Brownis Coklat- ya...mungkin ada baiknya qt buat tulisan utk 2 negara tsb,,,supaya sadar bhwa ada pihak2 yg tepuk tangan dg ketegangan yg terjadi skrg ni....dan qt segera bersatu...sebagai negara Islam yg kuat!! Allahu Akbar
27 Agustus jam 15:42 · ·
Meutia Sutisna More complicated.. Greater than before.. :) like this daa
semoga pesannya tersampaikan kpd semua pembaya.. Goodluck
27 Agustus jam 16:28 melalui ·
Meutia Sutisna More complicated.. Greater than before.. :) like this daa
semoga pesannya tersampaikan kpd semua pembaca.. Goodluck
27 Agustus jam 16:29 melalui
Brian Anggita wah...aq baru sadar klo maslahnya kena "provokasi"...ternyata aq juga sadar klo selama ini aq jadi "korban provokasi"...
thx da..uda ngingetin...
btw kog namanya upin sama unyil ya....huahahaha
27 Agustus jam 17:53 · ·
Aulia Rifada all: yg pgn baca notes ini dlm bahasa yg lebih internasional, silahkan lihat d notesny along mu'jamz dgn judul yg sama...
27 Agustus jam 17:57 melalui ·
Embun Senja Ape komen opo iki ? Wz d komen kbeh gt..
27 Agustus jam 18:21 melalui
Hyouda Widaseta menyalahkan orang dulu yang terpikir. harusnya solusi dulu yang dipikir
27 Agustus jam 23:58 · ·
-Febria Sii Brownis Coklat- Bukan menyalahkan,tp mengingatkan,bhw jgn mudah trprovokasi,bgmnpun qt
28 Agustus jam 0:01 melalui ·
Hyouda Widaseta aq nggak ngomong orang2 yang komen disini. menuju ke orang2 indo/malay yang suka nyalahin orang saja
28 Agustus jam 0:02 ·
-Febria Sii Brownis Coklat- bgmnpun qt brsodara,stu rumpun. .
28 Agustus jam 0:03 melalui
Princess Miaw Y allah..
Y allah..
Fa......bntu elen fa..
28 Agustus jam 1:36 melalui
Della Lolley Leetuk Menurut q cerita nih bgus bngt wlu td sempet g mudeng. Hehehe pemilihan tokohnya juga bgus kok mas antara unyil vs upin ipin. Q suka bngt. Laen kali tokohnya orlando bloom ya? Hahaha
28 Agustus jam 7:14 melalui
Semut Ingin Bersayap Kwkwkwkwkwkw,
Rabu pukul 11:02 melalui
-Nazwa Azizah Kamalia GILA.............
SAHABAT?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
Rabu pukul 15:17 · ·
Langganan:
Postingan (Atom)